Senin, 09 Desember 2013

Media Sebagai Alat Mobilisir Opini Publik

Oleh : Haiqal Arifianto


Media adalah salah satu sarana komunikasi dan informasi publik untuk melihat fenomena sosial yang paling mudah untuk diakses. Keberadaanya menjadi kebutuhan yang primer untuk mengetahui keadaan sosial politik yang berkembang dengan cepat. Ketika media menyajikan berita seakan masyarakat mengafirmasi kebenaran yang dibuatnya.
Maka terlihatlah bahwa media mempunyai peran besar dalam pembentukan opini masyarakat. Karena masyarakat selalu melihat kebenaran di balik pemberitaan media, dan masyarakat tidak pula melihat kebenaran dari apa yang selalu diberitakan oleh media. Selain itu

Sabtu, 22 Juni 2013

BUDAYA ORGANISASI



oleh : M. Haiqal Arifianto

1. Pendahuluan
Pada hakikatnya manusia adalah makhluk yang komunal yang akan selalu hidup bersama pada setiap kondisinya. Kehidupan bersama tersebut merupakan tuntutan manusia sebagai makhluk sosial yang akan sulit ketika dihadapkan dengan kebutuhan-kebutuhan dari individu. Karena kebutuhan individu tersebut nantinya juga memerlukan orang lain dalam pemenuhannya. Maka disitulah hakikat kebersamaan yang harus diemban oleh setiap orang. Manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial, memiliki naluri untuk hidup dengan orang lain. Naluri manusia untuk selalu hidup dengan orang lain disebut gregariusness sehingga manusia juga disebut social animal (hewan sosial)[1].
Sebagai makhluk sosial yang tidak mungkin hidup sendiri, maka kehidupan manusia erat kaitannya dengan berorganisasi. Dalam setiap kebersamaan dari individu ketika dari setiap individu tersebut memiliki tujuan yang sama maka disitulah dapat dikatakan bahwa

Senin, 04 Maret 2013

Masuknya Islam ke Nusantara


oleh : M. Haiqal Arifianto
Indonesia adalah negara dengan umat islam terbesar di dunia, dan dari sekian banyak penduduk Indonesia adalah mayoritas umat islam. Sungguh hebat ketika orang yang menyebarkan islam dengan bagus ke Indonesia yang sampai sekarang islam di Indonesia masih menjadi mayoritas dan banyak pula pemikir-pemikir islam di Indonesia yang mengembangkan modernisasi islam. Seperti kita ketahui islam adalah agama dari negara Arab yang dikenalkan oleh nabi Muhammad SAW

Menelusur Pemikiran Max Weber


oleh : M. Haiqal Arifianto
 
MAX WEBER , AGAMA dan STRATIFIKASI
Esai-esai Weber mengenai agama-agama dunia ditempatkan dengan latar belakang ajaran-ajarannya yang luas tentang sosiologi agama yang dikemukakan Weber dalam economi and society. Penenkanan Weber yang dikutip dalam buku Anthony Giddens tentang agama-agama dunia
dengan cara apapun bukan merupakan suatu tipologi sistematis tentang agama. Dilain pihak studi itu bukan merupakan suatu karya historis murni. Studi itu tipologis dalam makna bahwa studi tersebut memikirkan apa saja yang menurut jenis, penting dalam realisasi historis dan etika-etika keagamaan. Ini penting untuk pertalian agama-agama dengan kontras yang besar dari mentalitas ekonomi. Aspek-apek lain akan dikesampingkan, penyajian ini tidak mengaku mempersembahkan suatu gambaran, yang batas-batasnya jelas digariskan, dari agama-agama dunia[1]
Hanyalah objek-objek tertentu yang mempunyai sifat-sifat keagamaan,

Senin, 12 November 2012

Robert K. Merton – Model Struktural Fungsional



Biografi
Robert King Merton (biasa disingkat Robert K. Merton) lahir pada tanggal 4 Juli 1910 di pemukiman kumuh di Philadelphia Selatan. Ia berkuliah di universitas Temple kemudian melanjutkan di Universitas Harvard.
Model struktual fungsional
Model struktural fungsional Merton mengkritik apa yang dilihatnya sebagai tiga postulat dasar

Metodologi Kebudayaan George Simmel


A.    George Simmel dan Pengembangan Sosiologi di Jerman
Perkembangan Sosiologi sebagai sebuah disiplin ilmu yang mandiri di Jerman memang dapat dikatakan terlambat jika dibandingkan dengan disiplin ilmu pengetahuan lainnya yaitu sekitar akhir abad ke-19 M. Salah satu alasan keterlambatannya adalah alasan yang bersifat politis yaitu pada waktu itu sosiologi belum diajarkan di universitas-universitas Jerman sampai dengan akhir abad ke-19 M.[1]
Menurut Frisby

Kasus Penyerangan Masjid Ahmadiyah dalam Analisa Sosiologis


oleh : M. Haiqal Arifianto

Di Negara Indonesia keragaman umat beragama menjadi hal yang sudah biasa dengan menganut pada asas demokrasi tentang kebebasan beragama. Bahkan pada masa kepemerintahan yang dipimpin oleh presiden Abdurrahman Wahid atau yang sering akrab disapa Gusdur, agama di Indonesia menjadi sangat plural dengan menambah agama Kong Hu Cu